Beranda
 Apa Itu Hemofilia ?
 Agenda Kegiatan
 Liputan Kegiatan
 Artikel
 Rumah Sakit Rujukan
 Media Publikasi
 Tentang Kami
 Youth Hemophilia
 Hemophiliac Profile
 Hemophiliac In Pictures
 Antara Kita
 Buku Tamu
   
Index Profile..:
-
10 Juli 2008
Satria Dananjaya Sigalayan

-
14 Juni 2007
Chandra Galih Permana

-
12 Mei 2007
Teddy Cahaya Alam

   
 
Bergabung dengan
Miling List Hemofilia Indonesia
Powered by 
health.groups.yahoo.com
 
 
 
 
 
 
 
 
  Hemophiliac Profile :..
1274 hit(s)
Chandra Galih Permana
14 Juni 2007
 

Kelemahan menghasilkan ketekunan, dan ketekunan pangkal sebuah kekuatan, kekuatan untuk hidup dan kekuatan untuk memberi pada yang lain. YOUthers, loe semua harus percaya bahwa kelemahan yang loe miliki saat ini sebenarnya cuma keadaan yang bakal menjadikan diri loe mampu untuk menghadapai tantangan yang lebih besar. Hemofilia, biarpun berat nggak bakal mampu menggeser peran loe dalam kehidupan ini. Boleh percaya atau loe harus percaya banget, perjuangan menghadapi kesulitan sudah dialami banyak YOUthers, salah satunya adalah perjuangan hidup yang sudah dijalani oleh Chandra Galih Permana. Urang Bandung nu parantos berhasil ngahartoskeun kasesah panghirupan janten pangdorong hirup pikeun batur balarea. (Putera dari Bandung yang sudah berhasil mengubah kesusahan menjadi motivasi untuk berguna bagi orang lain).

Kalau dilihat dari usianya, Chandra mungkin belum tua-tua banget untuk jadi orang yang ketinggalan mendapatkan pengobatan modern. Tapi, kurangnya informasi dan minimnya fasilitas perawatan yang memadai ketika ia masih kecil, sudah membuat kedua kaki Chandra tidak dapat berfungsi secara normal. Loe bisa bayangin sendiri, Chandra mengalami hal itu sejak dia baru duduk di kelas 6 sekolah dasar, umur yang paling menyenangkan buat anak-anak bermain. Jangan loe kira Chandra nggak pernah putus asa. Jaman waktu itu, anak kecil juga sudah bisa protes sama Tuhan, kenapa dia yang harus mengalami penderitaan jadi anak hemofilia? Pertanyaan seperti inilah yang dulu sempat terlintas di pikiran Chandra kecil.

Tapi beruntunglah Chandra nggak gampang gelap mata. Dukungan dari keluarga dan teman-temannya sudah membuat dia memiliki motivasi untuk berarti dalam kehidupannya. Kaki boleh nggak bisa jalan tapi otak kudu tetep jalan. Dari kursi rodanya, Chandra perlahan-lahan mulai menata hidupnya. Kalau loe nggak bisa datang ke kampus buat kuliah, kenapa loe nggak membuat kampus datang ke rumah loe? Dari pemikiran inilah Chandra mulai memberanikan diri untuk mengambil kuliah di Fakultas Ekonomi, Universitas Terbuka. Kemampuan bahasa Inggrisnya ia perdalam dengan mengikuti program Kang Guru Radio English yang disiarkan RRI Bandung. Dan yang menakjubkan, Chandra bisa lulus tepat empat tahun!

Chandra tahu, kesusahan yang paling mendasar bagi para penderita hemofilia adalah perjuangan mengatasi rasa minder karena keterbatasan fisik. Banyak orang bakal bilang kalau loe nggak bakal jadi apa-apa kalau badan loe nggak normal. Siapa bilang? Chandra sudah membuktikan kalau anggapan itu cuma omong kosong doang. Tahun 2005 kemarin Chandra memberanikan dirinya untuk ikut ajang kontes menyanyi Indonesian Idol dan berhasil tembus sampai 60 besar nasional! Biarpun belum bisa tembus sampai babak spektakuler yang jelas Chandra sudah membuktikan bahwa dia juga bisa berprestasi tanpa terbebani keterbatasan fisik.

Perjuangan Chandra juga nggak berhenti cuma untuk mendapatkan keberhasilannya bagi diri sendiri. Kepeduliannya pada Hemofilia sudah membuatnya berinisiatif untuk membentuk Perhimpunan Hemofilia Jawa Barat dan Yayasan Peduli Hemofilia. Di kedua organisasi inilah Chandra bergerak untuk meningkatkan kualitas hidup para penderita Hemofilia.

Nah, loe semua kini sudah tahu bahwa setiap YOUth dengan hemofilia punya cerita sendiri ketika menjalani hidup. Moral untuk berani bebuat banyak untuk yang lain dan pantang menyerah yang sudah diperlihatkan Chandra inilah yang harus loe punyai. HMHI, bisa jadi wadah loe untuk berguna bagi orang lain tanpa harus merasa minder. Dan di HMHI jugalah loe semua punya akses untuk mendapatkan informasi yang lebih tepat tentang hemofilia dari Badan Hemofilia Dunia WFH. Bahkan kalau loe benar-benar mau peduli, WFH nggak segan-segan untuk ngasih loe pelatihan kepemimpinan organisasi dan kerjasama yang sesuai dengan keadaan hemofilia di daerah loe untuk meningkatkan pelayanan kesehatan pada penderita hemofilia. Dengan bekal seperti ini bisa jadi loe akan mengukir sejarah dengan menyelamatkan produktivitas banyak generasi penderita hemofilia. Jadi sekarang bukan lagi saatnya loe cuma mikir kesembuhan buat loe doang, ada kalanya loe juga harus peduli agar kesusahan ini jangan berulang di masa depan. Nah, kalo Chandra bisa kenapa loe nggak?.


 
   
 
 
   
 
© Copyright Indonesian Hemophilia Society - 2007   Created By Gugun