Siapapun yang ikut acara Hemophilia youth camp di Anyer 2006 kemarin pasti nggak bakal lupa sama sosok kurus yang doyan loncat kesana kemari. Dengan ponsel dan HT buatan China di tangan, Aa Gust, sebutan yang dia buat sendiri, sibuk mempersiapkan banyak hal supaya acara bias berjalan baik. Yup, saat itu Agus memang menjadi penanggungjawab acara youth Hemophilia Camp.
Sebenarnya siapa sih Agus ini, ngapain dia repot-repot seperti itu, padahal sudah jelas dia juga salah satu penderita hemofilia? Cowok yang sekarang sedang sibuk membuat skripsi ini, merupakan salah satu relawan di Himpunan Masyarakat Hemofilia Indonesia. Nggak tanggung-tanggung sudah 5 tahun dia aktif dan mengerjakan berbagai macam hal di sana. Kalau loe tanya dia kenapa mau repot-repot seperti itu, jangan pernah harap loe bakal denger kegiatan itu cuma buat ngisi waktu senggang aja. “Tujuan gue aktif di HMHI karena gua mau kasih sesuatu yang berarti buat hemofilia.” Itulah Agus, buat dia menjadi seorang penderita hemofilia bukan alasan untuk menjadi manja dan menunggu belas kasihan. Bagi Agus selain memberikan sumbangsih untuk Hemofilia, berpartisipasi aktif di HMHI juga memberikan dia banyak pengalaman dan pelajaran. Dia kini lebih tahu banyak hal mengenai hemofilia sehingga mudah waktu memberikan penjelasan mengenai kelainan perdarahan pada orang lain. 
Namun menurut Agus, aktif di HMHI tidak serta merta membuat setiap orang bisa gampang mendapatkan fasilitas. HMHI yang sudah menjadi rumah kedua buat Agus adalah tempat untuk saling mengembangkan diri, berbagi pengetahuan dan mendapatkan sahabat yang benar-benar mau mengerti kondisi kita. “Gue harap loe juga bergabung dengan kita di sini.” Mau kenal Agus lebih dekat? Lebih baik loe datang ke sekretariat HMHI Jakarta. Orangnya baik kok dan nggak suka gigit.
|