Hai guys, menjadi seorang penderita Hemofilia nggak berarti membuat kamu hanya bisa duduk, mikirin diri sendiri apalagi memberi sesuatu yang luar biasa untuk orang lain. Kalau kamu masih punya pikiran aneh macam begitu mungkin kamu harus ngomomg sama diri kamu “bukan seperti ini hidup sebagai penderita hemofilia.” Contoh konkrit kalau penderita hemofilia bisa berbuat banyak ditunjukkan melalui pertemuan kaum muda (youth camp) HMHI di Anyer kemarin. Ini nih, bukti nyata kepedulian youth HMHI kepada komunitasnya terutama komunitas kaum muda HMHI.
Tahun lalu tanggal 24-26 November 2006, youngster HMHI Jakarta berinisiatif untuk menggelar pertemuan kaum muda hemofilia dari seluruh Indonesia. Di ajang ini kaum muda dihimpun untuk mengkonsolidasikan diri dan mau bangkit peduli untuk memajukan HMHI di daerah mereka. Nggak tanggung-tanggung acara yang menjadi bagian program kersama (twinning program) antara HMHI dengan NVHP Belanda juga mengundang perwakilan relawan NVHP, Ad Veldhuizen dan Arnout Plat langsung dari Belanda. Sebagai informasi, mereka bedua adalah penderita hemofilia yang mampu membuktikan diri bahwa selain berhasil dalam pekerjaan, mereka juga peduli dengan sesama penderita dan mau bekerja menyumbang sesuatu buat organisasi Hemofilia di sana. Perlu kamu tahu juga Ad adalah
seorang manajer utama sebuah perusahaan efek di Belanda.
Nah, acara yang diselenggarakan di Anyer itulah salah satu bukti bahwa inisiatif untuk HMHI tidak akan berakhir sia-sia. Sejak 3 bulan sebelum hari H, kaum muda HMHI yang notabene sebagiaan besarnya adalah penderita hemofilia, sudah bekerja keras hidup-hidupan (karena kalo sudah mati nggak bisa kerja dong! -kata salah seorang dari mereka). Dari buat proposal, kirim proposal, hubungi sponsor, survai tempat sampai masalah parkir mereka kerjakan bareng-bareng.
Waktu mengerjakan semua hal itu, panitia juga menemui berbagai macam halangan, dari sakit karena kecapekan, mesti ikut ujian di kampus, dikejar deadline di kantor sampai saling mengomel di antara mereka sendiri. Kalau kamu sempat ada di sana pasti seru banget tuh liatnya! Tapi halangan tetap halangan, seperti kata pepatah “dogi menggonggong kita tetap nongkrong”, semuanya tidak dapat menghambat niat baik kaum muda HMHI untuk memberikan sesuatu bagi yang lain. Thanks God, berkat kerjasama dengan semua pihak dana dapat terkumpul juga sehingga HMHI dapat mengantarkan kaum muda untuk datang dan menginap di Anyer secara gratis. Akhirnya hari H yang ditunggu pun datang. Pada tanggal 24 November, jam dua siang lewat sedikit, bus pun melaju ke Anyer dengan membawa seribu harapan. Nah, dalam pertemuan kaum muda HMHI, Arnout sebagai perwakilan youth Belanda membagikan kisah kehidupan penderita Hemofilia di Belanda. Guys, kalau kamu perhatikan tiap slide presentasinya selalu menggambarkan keoptimisan. Semua penderita hemofilia, orangtua, dokter bahkan orang awam bersatu padu untuk kepentingan bersama hingga mampu meyakinkan pemerintah agar lebih peduli pada keadaan penderita. Hasilnya? Saat ini mereka sudah bisa mendapatkan fasilitas pengobatan(pemberian konsentrat) secara gratis. Gretong bro!  |
| | Ad Veldhuizen |
Arnout Plat | Ad & Prof. Moeslichan |
Selain
presentasi Arnout yang bikin ngiler semua youth, para peserta pertemuan juga dibekali dengan berbagi pengetahuan mengenai pengelolaan organisasi secara profesional dan kiat membangun organisasi yaang solid. Dalam pertemuan ini, Mr. Ad Veldhuizen berkali-kali mengemukakan rahasia ajaib untuk membentuk kesatuan organisasi. Coba tebak apaan tuh! Teet! Rahasianya adalah…….orang-orang yang punya niat baik dan mau bekerja untuk kepentingan bersama. Nah, Yoi banget kan? Yang kita butuhkan hanya orang-orang dengan niat luhur. Dan dari sinilah kita bisa menentukan tujuan dan kerja yang harus dilakukan untuk kepentingan kita bersama. Jadi nggak ada alasan cuma memperhatikan kesehatan sendiri dan berlagak bodoh dengan yang lain.  | |
Malam terakhir di Anyer, setelah para peserta pertemuan mengeluarkan semua ide dan kreasi mereka, kita semua rame-rame berkumpul di pantai makan seafood
bakar sambil dihibur oleh permainan musik dan komedi persembahan teman-teman seperti Renato, Teddy dan Andy dari HMHI Jakarta. Tuh, bisa terlihat kan kalau para penderita hemofilia ternyata mampu ,memberikan kontribusi yang asyik!
Pertemuan di Anyer sudah lama selesai, semua ilmu dari para organisatoris sudah
dibagi dengan jelas. Jadi sekarang tugas sudah ada di pundak loe semua! Pertemuan di Anyer kemarin jangan cuma jadi ajang liburan doang, tetapi harusnya bisa menjadi titik awal buat loe untuk mau berdiri, bergabung bersama dan bekerja
untuk semua orang. Kalau bukan loe yang berbuat baik bagi comunitas hemofilia, siapa lagi yang mau? Mulai sekarang loe harus bisa berpikir mandiri. Penderita hemofilia bukan orang-orang manja yang cuma bisa minta belas kasihan dari
orang lain, tapi penderita hemofilia adalah manusia yang optimis dan rela bekerja untuk kepentingan bersama. Kita tunggu partisipasi loe semua!

|